Perjalanan kali di mulai dari Batam berhubung aku tidak
mengingat kota Batam seperti apa? Terakhir aku mengunjungi kota ini ketika SD
kelas 5, yang ku ingat hanyalah memandang Singapura dari kejauhan saja, waktu
itu aku hanya membatin kapan ya aku bisa nyebrang kesana ? Ini adalah liburan
yang tidak pernah di rencanakan , awalnya sudah beli tiket Jetstar dari Medan
ke Singapura tapi berhubung aku beristirahat di rumah sakit jadi gagal.
Kebetulan Mamaku ingin ke Batam dan ada tiket promo dari Citilink jadilah para
wanita-wanita ini berpetualang dari Batam ke Singapura. Padahal aku belum
pernah ke Singapura sama sekali, dan saat ini pergi bersama Mama, Tanteku serta
Adik Sepupu, tapi dasar aku orangnya cuek. Jadi aku bilang ama mereka tenang aja
pasti bisa J. Sebelumnya aku sempat nanya ke teman tentang hotel di
Batam, akhirnya temanku menyarankan untuk nginap di Nagoya Plasa Hotel padahal
dia sendiri belum pernah nginap di situ. Kucoba hubungi hotel itu untuk
menanyakan rate dan booking, sembari aku search di google untuk cari tau
tentang hotel itu, infonya termasuk di tengah kota dan dekat dari pusat
pembelanjaan.
Pertualangan di mulai ketika pesawat landing di bandara Hang
Nadim Batam, karena aku suka travelling jadi Mamaku dan Tanteku memberi kepercayaan
aku yg jadi guidenya :D. Pokoknya dengan modal pede abis ,naik taksi menuju
hotel , di dalam taksi aku melihat sebuah brosur tentang biro perjalanan ke
Singapura, karena memang tujuannya ke Singapura , jadi aku menghubungi biro
perjalananan tersebut sambil nego biaya 2 hari 1 malam , sebenarnya pengen
jalan sendiri tanpa pakai guide tapi
karena bawa Mama jadi ku urungkan niat itu. Akhirnya kami harus bayar Rp 1.500.000,-
di luar dari biaya untuk makan, dengan harga segitu hanya free masuk di Sentosa
Island, Taksi pp dari pelabuhan ke hotel,dan kemana-mana naik bus serta MRT. Ya
cukup mahal lah dibandingkan dengan kita jalan sendiri karna perhitungannya
dalam 1 hari untuk mengisi kartu naik MRT atau Bus SGD $ 10 kalo di Rupiahkan
sekitar Rp 80.000 dengan kurs SGD $ 1 = Rp 8000,-. Oh ya dari hotel juga bisa
bantu kita untuk mencarikan travel berwisata ke Singapura, tergantung kita mau
yang one day artinya pergi pagi pulang sore dengan biaya tidak sampai Rp
1.000.000,-, aku sempat nanyakan juga tapi harga yang ditawarkan agak sedikit
mahal sekitar Rp 1.700.000,- tapi itu sudah termasuk makan 3x sehari. Biasanya
travel memperhitungkan biaya perjalanan ke Singapura berdasarkan SGD $, dan
mereka suka membulatkan kurs jika di Rupiahkan , kebetulan pada saat aku ke
Singapura dollar sedang naik sekitar Rp 7800,- tapi karna udah kepengen ke sana
makanya nekat aja walo kantong tidak tebal he..he..he… yang penting tau kota
Singapura.
Kita tiba di hotel sudah menunjukkan pukul 14.00 wib, mana
perut minta di isi, disegerakanlah mencari makan siang, tapi sangat disayangkan
Batam di guyur hujan deras yang kita tidak bisa berjalan kaki, dengan berat
hati naik taksi. Padahal tempat makan dan belanja yang kita tuju hanya
berseberangan dengan hotel, tapi apa mau dikata keluar juga dari kantong biaya
taksi Rp.30.000,- ccckk..ccckkk ( disini tidak ada Blue Bird, yang ada taksi
gelap harus pandai tawar menawar ). Karena hujan deras kita pun bingung mau
makan siang dimana, terakhir makan di rumah makan minang ( haiya… tepuk jidat )
gak apa-apa deh yang penting masih dalam kawasan pusat pembelanjaan. Untungnya
ketika kita selesai makan hujan sudah reda, mulailah melakukan eksplorasi wilayah
yang menjual tas dan parfum, walopun tidak hari libur daerah ini ramai juga banyak turis lokal yang berkunjung
untuk shopping. Karena Batam terkenal dengan barang-barang seperti tas,
parfum,elektronik,coklat dll harga sedikit miring berhubung dekat dengan Negara
tetangga , ada juga seperti minuman beralkohol dan parfum yang free pajak cckkk…cckkk..surga
belanja. Ada juga pengunjung yang mengatakan harga barang di Singapura lebih
murah dibandingkan dengan harga di Batam untuk tas,parfum dll. Tapi buatku
lebih mendingan belanja di Batam karena kita tidak dipusing kan harus
menghitung kurs J selain itu di sesuaikan dengan isi kantong kita mau beli tas
yang kualitas super atau kw 1. Jika kita belanja di supermarket Batam banyak
kita jumpai makanan eksport baik itu dari Singapura maupun Malaysia, justru
makanan dari Negara tetangga harganya lebih murah di bandingkan produksi lokal J. Kesempatan untuk mencicipi snack
buatan luar dengan harga miring sekedar membandingkan kalo di Medan harga snack
dengan kemasan ukuran sedang bisa di bandrol harga Rp 25.000,- sedangkan di
Batam hanya Rp 6.000,-.
Didekat Hotel Nagoya Plasa ada 2 Mall yakni yang bersebelahan
dengan hotel Mall Nagoya sedangkan berseberangan dengan hotel Lucky Mall, kedua
mall memiliki perbedaan kalo Lucky lebih banyak dijumpai barang-barang
elektronik, perhiasaan jika mau menukarkan uang disini juga tersedia.
Disepanjang jalan wilayah Lucky Mall banyak kita jumpai money changer, tidak
perlu risau jika sudah kemalaman tapi mau menukarkan uang kita karna sampai
pukul 22.00 wib masih ada yang buka kok. Kita makan malam di Mall Nagoya selain
itu beli persiapan untuk berangkat ke Singapura berhubung di sana mahal jadi
nyiapin stock makanan dulu he….he….he….barang yang kita beli banyak hanya 1
yakni air mineral J. Setelah puas mengelilingi mall, sekitar pukul 21.00 wib
kita berjalan menuju hotel, di sepanjang jalan banyak ditemukan penjual makanan
malam,pokoknya hotel ini direkomendasikan deh, karna lokasinya yang strategis.
Tiba di hotel kita harus bersiap-siap karena jam 6.00 wib sudah di jemput
travel untuk ke Pelabuhan Sekupang, karena kita melalui Sekupang menyeberang ke
Singapura.








