Jumat, 07 Maret 2014

5 Jam di Langkawi



Liburan di bulan maret ingin me-relakskan jiwa, walopun tujuannya sempat berubah begitu mama dan aunty ikut serta, yang awalnya ingin sampai ke Johor tapi di batalkan. Tapi yang jelas Langkawi tetap termasuk destination, hanya saja waktu di Medan rencananya bermalam ,tapi ketika travel yang di Penang bilang “ngapain nginap di sana? Sunyi dan gak ada yang bisa di liat “ . Padahal jarak tempuh ke Langkawi dari Penang memakan waktu 4 jam dengan ferry ( itu setelah di jalani ). Sedangkan info dari travel hanya 2,5 jam saja jadi bisa pulang hari dan sudah cukup puas mengelilingi pulau Langkawi,aku sih percaya aja, apalagi di kasih disc RM 5 jika beli tiket pp. Harga tiket ferry sekali jalan RM 60 jika pp seharusnya RM 120, tapi karena disc hanya bayar RM 115 untuk per orang. Bayanganku menyeberang seperti waktu dari Batam mau ke S’Pore yang hanya 45 menit ataupun paling lama 2 jam jadi tidak bosan. Info yang ku dapat katanya penyebrangan hanya sekali saja yakni jam 8 pagi, tetapi ketika aku sampai di Jetty ( sebutan orang Malaysia untuk pelabuhan ) ada juga ferri yang berangkat jam 7.45. Jika kamu nyari info di internet jangan langsung percaya !
Demi mengejar ferri yang berangkat pagi,so gak kepikiran untuk sarapan. Jadi hanya berbekal snack yang di beli sebelum berangkat serta mesin segala jenis minuman yang ada di Jetty, cukup dengan RM 2 dapat memilih minuman apa yang mau di beli. Kapan ya di Indonesia ada mesin seperti itu ? :) , ada juga turis dari Timur Tengah yang nanya harga minuman ama aku, serta dia minta bantuan untuk ambil minuman kalengnya, ternyata orang Indonesia tidak kantrok ya di Negara orang :D, terbukti masih ada turis yang gak tau. Selama di Malaysia aku selalu berusaha menunjukkan bahwa orang Indonesia tidak yang seperti mereka bayangkan walopun termasuk negara terbesar yang mengirimkan tenaga kerjanya ke Malaysia. Dan entah kenapa wajahku serta logat bicaraku banyak yang tidak menyangka kalo aku asli orang Indonesia, bahkan mereka pikir aku ini orang dari Sabah. Efek dari dua kali pacaran dengan pria Malaysia :D.
Dengan perut lapar berangkatlah menuju Langkawi, oh ya sebelum ferri bergerak , aku sempatkan untuk ambil gambar kondisi didalam ferri ( sori kalo bahasaku campur melayu :)) ), karena ada teman yang bilang kalo ferri yang ke Langkawi itu jelek.

Standarlah ferrinya , menurutku sama dengan yang di Batam.

Selama di ferri untuk membuang rasa bosan, yang ku lakukan adalah dengarkan lagu dari headset sampe liat film di tv, tapi di dalam hati bertanya-tanya kok gak nyampe-nyampe juga ya ,secara jam udah menunjukkan waktunya makan siang :( harapanku ferri segera merapat. Pukul 12.15 waktu setempat akhirnya sampe juga di Langkawi.


Ini beberapa gambar sebelum keluar dari Jetty

Tempat yang di tuju pertama kali adalah dimana restoran berada, untuk makan siang, begitu nampak KFC langsunglah  memesan makanan ,padahal kalo dipikir toh di Medan juga ada KFC, tapi apa boleh buat daripada pingsan kelaparan karena dari pagi perut belum di isi. Demi menghemat waktu maka, makan hanya 15 menit saja. Tidak jauh dari KFC ada loket taksi, disitu tertulis tujuan dan harganya. Berhubung kita berempat maka paket yang ambil untuk keliling Langkawi adalah RM 100, menurutku lumayan murahlah,kalo sampe malam :)) ,tapi karena sore kita harus segera kembali ke Penang,apa boleh buatlah yang penting udah pijak Langkawi aja. Tempat yg wajib di kunjungi adalah Cable Car, yang ku tau Cable Car di Malaysia hanya ada 2 yaitu Langkawi dan Genting, berhubung itu merupakan daerah wisata yang terkenal. Menurut supir taksi bedanya cable car yang ada di Langkawi dengan yang di Genting yaitu yang di Langkawi  jaraknya lebih panjang , itu bisa di liat dari harga tiket masuknya :) kalo di Genting cukup dengan RM 10/orang sedangkan di Langkawi RM 35. 

 

Dengan cable car kita bisa menikmati pemandangan Langkawi dari atas, sebenarnya sih aku kurang menikmatinya karena sport jantung diatas situ. Tapi demi mengurangi rasa takut maka aku alihkan perhatian dengan berfoto-foto, tapi tetap juga itu wajah nampak rada-rada pucat secara di cable car hanya aku berdua dengan adik sepupu, ditambah lagi jalannya yang agak macet-macet yang membuat car bergoyang-goyang menambah ke- parno-an. Untunglah tidak lama sudah mendarat ke station yang pertama. Mari kita lanjutkan lagi berfoto,gak banyak yang bisa dilakukan disini, jika kita mau menikmati pemandangan dari tempat ketinggian yang lebih tinggi, bisa juga dari station ini ,naik  cable car yang arahnya keatas, tapi berhubung nyali udah ciut langsung aja ambil keputusan untuk segera turun. Kebetulan pada saat mau turun ada turis dari France yang memanggil dari dalam cable car untuk ajak barengan gabung ama mereka,dalam hati alhamdulilah ada teman yang bisa mengurangi rasa takutku. Sebenarnya cable car ini bisa memuat maksimal 6 orang, jadi disarankan mendingan rame-rame biar tidak terlalu takut, apalagi buat kamu yang punya phobia ketinggian.
The next destination adalah Cenang Beach itu yang famous di Langkawi,lumayan agak jauh sih dari Cable Car. Kebetulan di Malaysia sedang musim panas jadi terasa menyengat banget waktu nyampe di pantai Cenang.




Saking panasnya injak pasirnya pun gak sanggup, tapi demi memanfaatkan kesempatan udah berada di Langkawi, di abaikan ajalah rasa panas itu, tapi heran juga ya turis asing bisa menikmati dengan membaca buku atau tiduran. Disini hanya sedikit gambar yang ku ambil. Kalo diliat sih sepanjang perjalanan yang menuju pantai cenang ini suasananya seperti Pantai Kuta, banyak turis asing yang berbikini yang bersliweran. Mengingat masih ada waktu 2 jam lagi, maka kami menuju Taman Buah walaupon tidak begitu famous.


Dari iklan di gambar begitu menggoda buahnya, karena disitu dikatakan bisa memetik langsung dari pohonnya. Untuk masuk ke sini dikenakan biaya RM 20, dan gratis berkeliling taman dengan kendaraan yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.
Pada saat kelilingi taman ada pemandu yang menunjukkan pohon apa-apa saja yang di tanam disini, gak menarik sih isinya gersang gak ada buahnya. Katanya karena belum musimnya,ya lebih kurang seperti di Taman  Mekar Sari nya Bu Tien. Tapi yang ini versi miniaturnya :) plus servicenya bagi pengunjung di suguhi makan buah gratis. Saat itu ada buah semangka kuning dan merah,buah naga,nenas serta melon. Ya lumayanlah mengusir dahaga, kualitas buahnya pun tidak begitu manis untuk melon dan nenas.


Pohon Nangka yang sedang bergaya :p

Waktu udah menunjukkan pukul 4 sore , kita harus segera kembali ke Jetty, sebelum ke Jetty nyempatin dulu shopping coklat yang katanya harga lebih murah secara free duty. Yang disayangkan gak sempat berfoto di patung Elang yang merupakan maskot dari Langkawi Island serta shopping parfum :(. But anyway udah cukuplah mengenal Langkawi dari kulit luarnya aja,karena kita harus kembali ke Penang, sebab besok pagi udah ke Kuala Lumpur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar